Cheilitis adalah peradangan pada bibir, mencakup permukaan bibir itu sendiri, sudut mulut, atau keduanya. Kondisi ini berbeda dari bibir kering biasa yang terjadi akibat dehidrasi atau paparan singkat pada udara kering.
Bibir kering biasa membaik dalam beberapa hari dengan hidrasi yang cukup dan pelembap sederhana. Cheilitis tidak. Ia bersifat rekuren, sering melibatkan kemerahan dan pengelupasan yang melewati batas tepi bibir (vermilion border), dan dapat disertai pecah-pecah yang terasa perih, rasa terbakar, atau pembengkakan ringan. Pada kasus yang sudah berlangsung lama, bibir dapat menebal atau meninggalkan hiperpigmentasi di area yang terdampak.
Pada pasien dengan dermatitis atopik, cheilitis atopik adalah salah satu manifestasi yang umum, terutama pada orang dewasa dan remaja. Cheilitis juga dapat disebabkan oleh dermatitis kontak alergi, dan kedua kondisi ini sering terjadi bersamaan pada pasien yang sama.
Sudut mulut yang pecah-pecah
Keterlibatan sudut mulut, atau yang sering disebut angular cheilitis, adalah presentasi yang sering datang tersendiri. Kulit di sudut mulut sangat rentan karena area ini terlipat, lembap, dan terpapar air liur secara terus-menerus. Pada pasien dermatitis atopik, angular cheilitis dapat menjadi bagian dari cheilitis atopik yang lebih luas, atau muncul sebagai manifestasi tersendiri. Evaluasi penting karena sudut mulut yang tidak membaik juga perlu dinilai untuk kemungkinan infeksi sekunder oleh Candida atau bakteri.