DVX Jakarta dan Surabaya

Senin - Jumat: 12.00 - 20.00 | Sabtu: 09.00 - 16.00 | Minggu Appointment Only

Vaksin HPV untuk Pria dan Wanita, Bentuk Perlindungan Menjaga Kesehatan Bersama Pasangan

Vaksin HPV untuk Pria dan Wanita, Bentuk Perlindungan Menjaga Kesehatan Bersama Pasangan

Minggu, 19 Jul 2026

Membahas kesehatan seksual dengan pasangan kadang terasa canggung, padahal HPV atau human papillomavirus dapat mengenai pria dan wanita tanpa gejala. World Health Organization memperkirakan HPV berkontribusi pada sekitar 620.000 kasus kanker pada perempuan dan 70.000 kasus kanker pada laki-laki secara global pada 2019. Karena itu, vaksin HPV untuk pria dan wanita adalah langkah perlindungan bersama, bukan isu kesehatan perempuan semata. Kabar baiknya, kini tersedia vaksin HPV untuk pria dan wanita yang terbukti efektif mencegah berbagai penyakit serius akibat infeksi ini. Dengan pemahaman yang tepat, Anda dan pasangan bisa mengambil langkah pencegahan bersama sejak dini.

Mengapa Vaksin HPV Penting untuk Pria dan Wanita?

HPV merupakan virus yang terutama menular melalui kontak intim kulit ke kulit, termasuk saat berhubungan seksual vaginal, anal, maupun oral. Sebagian besar infeksi tidak menimbulkan gejala dan dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar dua tahun. Namun, infeksi HPV berisiko tinggi yang menetap dapat menyebabkan perubahan sel yang meningkatkan risiko kanker.

HPV tidak hanya berkaitan dengan kanker serviks, tetapi juga dapat menyebabkan kanker anus, penis, vulva, vagina, serta sebagian kanker mulut dan tenggorokan. Selain itu, sekitar 90 persen kasus kutil kelamin disebabkan oleh HPV tipe 6 dan 11. Karena dapat menyerang pria maupun wanita, pencegahan melalui vaksinasi menjadi langkah penting untuk melindungi diri sekaligus mengurangi risiko penularan kepada pasangan.

Vaksin HPV memberikan perlindungan paling optimal jika diberikan sebelum terpapar virus, tetapi tetap dapat dipertimbangkan pada usia dewasa setelah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Salah satu studi di Swedia menunjukkan bahwa vaksinasi sebelum usia 17 tahun berkaitan dengan penurunan risiko kanker serviks invasif hingga 88 persen, sedangkan vaksinasi pada usia 17–30 tahun menurunkan risiko sekitar 53 persen.

Salah satu jenis vaksin, Gardasil 9, melindungi dari sembilan tipe HPV, termasuk tipe yang paling sering menyebabkan kanker dan kutil kelamin. Meski demikian, vaksin tidak mencakup semua tipe HPV sehingga pemeriksaan kesehatan secara berkala tetap diperlukan.

Pentingnya Vaksin HPV Sebelum Menikah dan Setelah Menikah

Vaksin HPV sebelum menikah sering dipilih karena manfaat pencegahan terbesar diperoleh sebelum paparan. Namun, vaksin HPV setelah menikah masih dapat dipertimbangkan karena seseorang mungkin belum terpapar seluruh tipe HPV dalam vaksin. Dokter akan menilai manfaat individual, terutama bila ada kemungkinan paparan baru.

Vaksin HPV untuk pasangan merupakan keputusan preventif tanpa saling menyalahkan. Perlindungan dapat dilengkapi penggunaan kondom, komunikasi yang sehat, dan pemeriksaan bila muncul keluhan. Kondom membantu menurunkan risiko penularan, tetapi tidak menghilangkannya sepenuhnya karena HPV dapat menyebar melalui area kulit yang tidak tertutup.

Baca Juga: Cara Mencegah Penularan HPV pada Pria: Dari Kondom hingga Vaksin

Jadwal dan Dosis Vaksin HPV yang Perlu Diketahui

Jadwal vaksin HPV dewasa bergantung pada usia saat memulai seri, jenis vaksin, dan kondisi medis. Rujukan Centers for Disease Control and Prevention menyebut seri yang dimulai usia 9 hingga 14 tahun umumnya terdiri dari dua dosis dengan jarak minimal lima bulan. Bila dimulai usia 15 tahun atau lebih, jadwal lazimnya tiga dosis pada bulan ke-0, bulan ke-1 hingga ke-2, dan bulan ke-6. Orang dengan gangguan imunitas tertentu dapat memerlukan tiga dosis.

Pada usia 27 hingga 45 tahun yang belum menerima vaksin lengkap, keputusan sebaiknya dibuat bersama dokter. Informasikan riwayat alergi berat, penggunaan obat penekan imun, atau kehamilan. Vaksinasi HPV umumnya ditunda sampai kehamilan selesai.

Vaksin HPV Bukan Pengganti Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Vaksinasi HPV merupakan langkah pencegahan primer untuk mengurangi risiko infeksi HPV penyebab kanker dan kutil kelamin, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan kesehatan rutin. Vaksin tidak dapat mengobati infeksi yang sudah ada maupun melindungi dari seluruh tipe HPV, sehingga orang yang memiliki serviks tetap perlu menjalani skrining sesuai anjuran tenaga kesehatan. Kementerian Kesehatan merekomendasikan tes DNA HPV sebagai metode skrining utama bagi perempuan usia 30–69 tahun dalam upaya eliminasi kanker leher rahim, sementara pap smear atau IVA dapat menjadi pilihan sesuai kondisi dan fasilitas kesehatan. Jika Anda atau pasangan belum pernah menerima vaksin HPV, sedang merencanakan pernikahan, ingin melengkapi dosis, atau memiliki riwayat kutil kelamin, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui manfaat, pilihan jenis vaksin, serta jadwal vaksinasi yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing.

Dapatkan Vaksin HPV bersama Pasangan di DVX Medical Surabaya

DVX Medical Surabaya menyediakan layanan vaksinasi untuk penyakit menular seksual, termasuk HPV, oleh tenaga medis berpengalaman sesuai protokol kesehatan terkini. Kami juga menyediakan konsultasi dan Tes HPV DNA Genotyping untuk membantu mengidentifikasi tipe HPV berisiko tinggi serta menentukan tindak lanjut sesuai evaluasi dokter. Konsultasi bersama pasangan membantu memahami pilihan vaksin, kebutuhan skrining, dan pencegahan secara privat serta berbasis evaluasi medis.

DVX Medical Jakarta
Jl. Hang Lekir 2 No. 15B, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI. Jakarta
0822-6161-4215 (Whatsapp)

DVX Medical Surabaya
Jl. Dharmahusada Indah Bar. No.181, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur
0812-1647-4538 (Whatsapp)

1. Apakah pria perlu vaksin HPV?

Ya. Vaksin HPV untuk pria dapat membantu mencegah tipe HPV tertentu yang terkait kutil kelamin serta kanker anus, penis, dan orofaring [1][5].

2. Apakah vaksin HPV masih bermanfaat setelah menikah?

Masih dapat dipertimbangkan. Vaksin mencegah infeksi baru, bukan mengobati infeksi yang telah ada. Konsultasi dokter membantu menilai manfaatnya sesuai kondisi individu [3].

3. Apakah vaksin HPV mengobati kutil kelamin?

Tidak. Vaksin HPV bersifat pencegahan. Kutil kelamin dan infeksi aktif membutuhkan evaluasi serta tata laksana medis tersendiri [3].

4. Berapa dosis vaksin HPV untuk orang dewasa?

Bila seri dimulai pada usia 15 tahun atau lebih, umumnya digunakan tiga dosis pada bulan ke-0, bulan ke-1 hingga ke-2, dan bulan ke-6. Dokter akan menyesuaikannya dengan kondisi kesehatan Anda [6].

5. Apakah sudah vaksin berarti tidak perlu Pap smear atau tes HPV DNA?

Tidak. Vaksinasi tidak menggantikan skrining kanker serviks bagi orang yang memiliki serviks. Skrining tetap perlu dilakukan sesuai usia, faktor risiko, dan arahan dokter [1][7].

6. Apakah Gardasil 9 melindungi dari semua jenis HPV?

Tidak. Gardasil 9 menargetkan sembilan tipe HPV tertentu. Pemeriksaan kesehatan, perilaku seksual yang lebih aman, dan konsultasi dokter tetap diperlukan [5].

Referensi

  1. World Health Organization. Human papillomavirus and cancer. 2024.
  2. Lei J, et al. HPV Vaccination and the Risk of Invasive Cervical Cancer. 2020.
  3. Centers for Disease Control and Prevention. Clinical Overview of HPV. 2024.
  4. Centers for Disease Control and Prevention. Chapter 5: Human Papillomavirus. 2022.
  5. Centers for Disease Control and Prevention. Human Papillomavirus Infection, STI Treatment Guidelines. 2021.
  6. Centers for Disease Control and Prevention. Adult Immunization Schedule Notes. 2025.
  7. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Skrining Kanker Serviks Modal Utama Tanggulangi Kematian Perempuan. 2024.
  8. DVX Medical. Konsultasi Tes HPV DNA Genotyping. Tahun rilis tidak tercantum, diakses 3 Juli 2026.
Artikel ini bertujuan edukasi dan tidak menggantikan konsultasi medis; semua tindakan harus dievaluasi dokter.

Hubungi Klinik DVX Medical Surabaya Sekarang untuk Mendapatkan Vaksin HPV Oleh Dokter Spesialis Profesional!

Kunjungi DVX Medical Surabaya dan dapatkan Informasi Terkait Home Service DVX Medical Surabaya. Jangan tunda pemeriksaan Anda, segera konsultasi sekarang agar penyakit terdeteksi lebih dini dan cepat ditangani!

Related Article

Pentingnya Vaksin HPV untuk Pria & Wanita, Perlindungan dari Kanker dan IMS

Human Papillomavirus (HPV) merupakan salah satu virus menula...

Vaksin HPV untuk Pria: Manfaat, Jadwal, dan Fakta Penting

Masih banyak pria yang menganggap bahwa infeksi Human Papill...

Vaksin Gardasil 9 untuk Perlindungan Optimal dari HPV, Ini Manfaat dan Waktu Terbaik Pemberiannya

HPV atau Human Papillomavirus adalah salah satu infeksi viru...

5 Alasan Wajib Checkup HIV dan IMS untuk Lindungi Kesehatan Anda dan Pasangan

Menjaga kesehatan seksual bukan hanya soal kenyamanan pribad...

Apa Itu Skin Patch Test dan Mengapa Penting untuk Kesehatan Kulit?

Sering mengalami gatal, ruam, atau bentol di kulit? Bisa jad...