1. Apakah eksim basah lebih parah daripada eksim kering?
Belum tentu. Tampilan basah atau kering tidak menjadi satu-satunya ukuran tingkat keparahan eksim. Namun, keluarnya cairan perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan peradangan yang sedang aktif atau, pada sebagian kasus, infeksi sekunder.
2. Apakah eksim kering bisa berubah menjadi eksim basah?
Bisa. Area eksim yang mengalami peradangan lebih aktif, terus digaruk, atau memiliki lepuhan bisa menjadi lecet dan mengeluarkan cairan.
3. Apakah eksim basah bisa menular?
Eksim dan weeping eczema sendiri tidak menular. Namun, dokter tetap perlu mengevaluasi ruam yang mengeluarkan cairan bila ada kemungkinan infeksi atau penyakit kulit lain yang tampak serupa.
4. Apakah semua kulit kering termasuk eksim?
Tidak. Kulit kering bisa terjadi tanpa eksim. Eksim merupakan kondisi inflamasi kulit yang umumnya melibatkan kombinasi gatal, ruam, kekeringan, dan kecenderungan keluhan berulang.
5. Apakah eksim basah boleh memakai pelembap?
Jenis produk yang tepat bergantung pada kondisi area kulit. Beberapa bentuk emolien cocok untuk kulit sangat kering, sedangkan formulasi yang sangat oklusif mungkin tidak sesuai pada area yang sedang mengeluarkan cairan. Sebaiknya konsultasikan pemilihan produk bila kulit sedang meradang atau berair.
6. Dokter apa yang menangani eksim?
Keluhan eksim dapat diperiksa oleh dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika (Sp.DVE) atau dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK), terutama jika keluhan berat, sering kambuh, tidak membaik, atau menunjukkan tanda infeksi.