Setiap treatment bekerja dengan cara berbeda sehingga durasi terapinya juga tidak sama.
Obat topikal atau obat oles
Beberapa obat kutil kelamin bekerja secara bertahap. Imiquimod 5%, misalnya, dapat digunakan hingga 16 minggu sesuai petunjuk dokter. Karena prosesnya tidak langsung, pasien perlu menggunakan obat secara rutin sesuai dosis dan jadwal yang diberikan.
Krioterapi
Krioterapi menggunakan suhu sangat dingin untuk menghancurkan jaringan kutil. Treatment dapat dilakukan kembali setiap 1 hingga 2 minggu apabila masih terdapat kutil. American Academy of Family Physicians (AAFP) melaporkan tingkat hilangnya kutil dengan krioterapi sekitar 71 hingga 79%. Namun, hasilnya tetap dapat berbeda pada setiap pasien.
Elektrokauter
Elektrokauter menggunakan energi listrik untuk menghancurkan jaringan kutil. Metode ini memungkinkan kutil diangkat langsung saat tindakan. Dalam tinjauan AAFP, tingkat pembersihan kutil dengan elektrokauter mencapai sekitar 90 hingga 96%. Meski demikian, luka setelah tindakan tetap memerlukan waktu untuk pulih dan kutil masih dapat muncul kembali.
Eksisi atau tindakan bedah
Pada metode ini, dokter mengangkat jaringan kutil secara langsung. Eksisi biasanya dipertimbangkan pada kondisi tertentu, misalnya jika ukuran kutil cukup besar. AAFP melaporkan tingkat pembersihan kutil melalui eksisi sekitar 89 hingga 93%. Setelah tindakan, pasien tetap perlu merawat luka sesuai arahan dokter.
Laser CO2
Laser dapat digunakan untuk menghancurkan jaringan kutil secara terarah. CDC memasukkan laser CO2 sebagai salah satu pilihan untuk menangani kutil kelamin, terutama pada kondisi tertentu seperti kutil yang besar, luas, atau sulit ditangani dengan metode lain.